CTSS (Compatible Time- Sharing System), MULTICS (MULTiplexed Information and Computing System) dan sistem operasi berbasis UNIX

System operasi untuk computer akhirnya ditemukan pada masa computer generasi ketiga. Setelah muncul batch processing system pada computer generasi kedua yang mempunyai beberapa kemampuan yang dimiliki oleh system operasi yang kita ketahui, system computer menjadi multi user dan multi programming. Untuk menunjang kepentingan tersebut, maka munculah program time sharing dimana tiap pemakai mempunyai satu terminal on-line dengan pemroses yang memberi layanan pada pemakai yang aktif secara bergantian secara cepat. Penggunaan sumber daya secara bersama sering menimbulkan bottleneck, lalu dikembangkan spooling yang membuat pheripheral seolah dapat digunakan secara bersama-sama sekaligus, dapat diakses secara simultan, yaitu dengan cara menyediakan partisi memori. CTSS dan MULTICS merupakan penegembangan yang penting dari teknologi time sharing.

compatible time sharing system atau disingkat CTSS merupakan system pertama yang digunakan untuk membagi waktu (Time Sharing) pada system operasi yang dikenalkan pada tahun 1961 oleh MIT’s computation. Sejarah bilang, CTSS ini digunakan sampai tahun 1973. Selanjutnya, munculah MULTICS, yang sebenarnya merupakan pengembangan dari CTSS oleh proyek MAC. Awalnya, MULTICS adalah proyek kerjasama yang dilakukan oleh Institut Teknologi Massachusetts (MIT) dengan General Electric dan Bell Labs. Karena banyak ide-ide baru dan sangat berharga, MULTICS memberkan dampak yang signifikan di bidang komputer dan mempelopori konsep sistem operasi saat ini meskipun pada masa itu mendapatkan banyak kritikan pedas karena dianggap membeerikan ide yang tidak masuk akal. (Malu deh yang kritik,,, malu, malu, malu..).

dari CTSS, berkembang menjadi MULTICS dan selanjutnya….berkembang menjadi sebuah system operasi generasi pertama yang lebih diterima. System operasi tersebut bernama UNIX, proyek system operasi yang multiuser. Seperti telah diketahui, UNIX merupakan pengembangan dari proyek MULTICS oleh AT&T, General Electric, dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT). Unix dikerjakan setelah penghentian proyek MULTICS yang terlamabat dan juga jarak yang jauh antara periset dengan risetnya. Nama UNIX sendiri disarankan oleh Peter Neuman setelah Ken Thompson berkerja sama dengan Dennis Ritchie yang sebelumnya bekerja pada proyek MULTICS mencoba merealisasikan ide proyek MULTICS. Ken menulis ulang UNIX dengan bahasa C yang dikembangkan oleh Dennis dengan rancangan agar portable terhadap computer lainnya. Setelah pemakaian UNIX dibeberapa perusahaan, perguruan tinggi dan AT & T, UNIX memiliki banyak versi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s